Apa yang Kita Pertaruhkan untuk Diet? | Diet Sehat

Apa yang Kita Pertaruhkan untuk Diet?

Di Negara barat seperti Amerika, obesitas adalah penyebab kematian kedua yang dapat dicegah. Obesitas di Amerika saat ini jumlahnya mencapai 72 juta orang penderita. Orang yang mengalami obesitas 50 hingga 100 persen lebih mungkin untuk meninggal lebih cepat daripada orang dengan berat badan normal. Mereka juga memiliki tingkat insiden yang melemahkan dan/atau kondisi yang mematikan yang lebih tinggi seperti:
Arthritis, aterosklerosis (pengerasan arteri), kanker (terutama kanker pancreas, hati, ginjal, endometrium, payudara, rahim, dan usus besar, serta mungkin leukemia dan limfoma); gagal jantung kongensif, penyakit jantung koroner, depresi yang menekan, stigma sosial yang menghancurkan, penyakit kantung empedu, encok/asam urat, serangan jantung, tekanan darah tinggi, kolesteros tinggi, trigliserida tinggi, masalah pernafasan, gangguan tidur (sleep apnea), stroke, penebalan dinding jantung, diabetes tipe II.

Saya tidak mengarang hal ini untuk menakuti, tapi inilah kenyataannya. Kita semua pernah membaca berita utama. Kita tahu ada banyak alasan mengapa hal ini dapat terjadi, makanan cepat saji, makanan olahan, namun ada alasan lain yang tampaknya tidak dibahas oleh banyak orang. Bagaimana tentang bahan kimia di udara, air, kosmetik, atau pakaian? Bagaimana pembunuh hama pada rumput tetangga kita? Bagaimana tentang plastic yang menyerbu tiap sudut rumah kita.

Kita telah menjelek-jelekkan kebiasaan “supersize me” (menyantap porsi makanan yang sangat besar) untuk waktu yang lama. Akan tetapi, ada banyak faktor lingkungan, makanan, dan sosial lainnya yang telah datang dan ikut berperan hanya dalam kurun waktu 30 tahun terakhir. Sejumlah besar dari mereka mengganggu hormon dan mematikan metabolism kita.

Ada banyak kasus yang terjadi dalam keseharian kita, kematian dini akibat masalah hormon. Lelaki dengan lemak menggantung diperut pemicu serangan jantung, wanita yang menemukan benjolan di payudara pada usia dua puluh delapan tahun, atau anak-anak yang didiagnosis menderita diabetes mellitus tipe 2 dengan “serangan tingkat dewasa” yang bahkan masih harus menonton televisi dengan pengawasan orang tua.

Tingkat diagnosis diabetes telah melonjak 40 persen dalam decade terakhir. Hanya ada satu cara untuk menghentikan. Kita harus bangun dan menyadari bahwa setiap gigitan yang kita ambil dan setiap pilihan gaya hidup yang kita buat sangat penting. Tidak hanya karena masalah kalori atau lemak atau karbohidrat, tetapi juga karena gigitan atau pilihan tersebut memberitahu tubuh kita bagaimana harus bereaksi. Dengan gigitan demi gigitan, hirupan demi hirupan, nafas demi nafas – ketika kita memilih makanan yang salah atau melingkupi diri kita dengan bahan kimia beracun, setiap saat pengonsumsian memberitahu hormon kita untuk melakukan hal-hal yang secara sadar, kita tidak akan pernah ingin mereka lakukan. baca juga

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *