Dash Diet | Diet Sehat

Dash Diet

Memfokuskan pada protein dan sayuran segar, serta makanan yang bisa dimakan dengan memilih menu-menu protein yang dapat membantu Anda mengontrol nafsu makan dan mengurangi lemak pada tubuh.

Diet ini terkenal mencegah penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur akan membantu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 6 mmHg dan tekanan diastolik sebesar 3 mmHg, tekanan darah tinggi akan berkurang sekitar 11 dan 6. Untuk penurunan berat badan disesuaikan dengan asupan kalori setiap harinya sekitar 1.600-3.100 kalori makanan.

Diet dash dilengkapi makanan kaya antioksidan yang mencegah atau memperlambat penyakit kronis, seperti kanker, jantung, dan stroke. Pengurangan diet sodium dapat menurunkan hipertensi (mengubah sama dengan kisaran kira-kira 40 mmol per hari atau 1 gram natrium).

Disarankan untuk mengonsumsi 200 kalori per hari dengan asumsi 6-8 porsi biji-bijian, 4-5 porsi sayuran dan buah, 2-3 susu bebes lemak, 6/lebih sedikit daging tanpa lemak seperti unggas, dimana ikan satu porsi setara dengan 1 ons.

KANKER

Banyak jenis kanker yang ada, kanker terjadi dari benjolan kecil yang berubah menjadi tumor dan semakin lama berubah menjadi kanker, jika tidak segera mendapat penaganan. Kanker bisa terjadi akibat gaya hidup yang kurang sehat, genetik atau keturunan. Pada stadium awal biasanya tidak dirasakan dan bahkan tidak menimbulkan gejala yang berarti.

Gejala umum kanker diantaranya berupa benjolan yang disertai rasa sakit biasanya ada dipayudara, leher, atau diketiak.

Memang setiap benjolan yang ada tidak bisa dipastikan bahwa itu pasti kanker, tetapi untuk memastikan perlu observasi lebih lanjut dari medis selama tiga bulan, jika benjolan disertai rasa sakit yang semakin memburuk, maka bisa dikatakan bahwa itu adalah kanker.

Selain itu juga koreng atau borok yang tidak sembuh-sembuh, pengeluran darah tidak normal pada hidung,mulut,alat vital atau anus, batuk yang semakin memburuk, suarah berubah menjadi serak, gangguan BAB, rasa tidak nyaman pada pinggul, dan penurunan berat badan secara drastis.

Untuk pengobatan biasanya sipenderita melakukan kemoterapi atau dengan obat yang bersifat memperpanjang umur dan menghambat penyebaran kanker.

JANTUNG

Ciri dari penyakit ini bervariasi karena bergantung dari jenis penyakit jantung yang diderita, ada perbedaan antara penyakit jantung dan serangan jantung. Jika sakit jantung merupakan ketidakmampuan fungsi jantung dalam memompa darah keseluruh tubuh, sedangkan serangan jantung merupakan penyumbatan atau pengecilan pembuluh darah yang membawa sari makanan dan oksigen menuju jantung.

Ciri dari keduanya bisa dikatakan sama, antara lain:

  • Sakit pada bagian kepala, pengaruh ini bisa menimbulkan denyut jantung lebih lambat atau lebih cepat, bagi para wanita jika sering mengalami migrain harus waspada karena bisa jadi sakit kepala pada penderita penyakit jantung terjadi akibat adanya penyimpangan sirkulasi darah.
  • Nyeri pada dada, awalnya dada terasa nyeri, terjadi karena penyumbatan arteri yang mengakibatkan darah tidak dapat mengalir menuju seluruh tubuh.
  • Sakit pada bagian tubuh tertentu, hal ini terjadi karena arteri yang tersumbat sehingga membuat sakit pada bagian tubuh tertentu.
  • Merasa mudah lelah.
  • Sesak napas, diakibatkan adanya hambatan pada aliran darah yang didistribusikan keseluruh tubuh dan menyebabkan tidak teraturnya denyut jantung yang sedang mengalami kelainan.
  • Merasa mual.
  • Merasa cemas, terjadi trauma hak tertentu sehingga membuat denyut jantung berkerja lebih cepat, maka dari itu sangat dianjurkan untuk selalu tenang dan sebisa mungkin menghindari perasaan yang dapat membuat cemas.
  • Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, hal ini terjadi akibat penumpukan cairan dalam tubuh.
  • Mengeluarkan keringat padahal tidak melakukan aktivitas atau olahraga.

STROKE

Pecahnya pembuluh darah otak atau serangan otak yang mendadak akibat tersumbat. Stroke merupakan penyakit pembuluh darah akibat matinya jaringan otak karena adanya penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah yang menuju otak sehingga pasokan darah atau oksigen yang seharusnya ke otak menjadi terhambat, bahkan berkurang dan menimbulkan serangkaian reaksi yang dapat merusak dan mematikan sel otak.

Stroke dapat membuat penderitanya menjadi cacat secara fisik, hal ini terjadi karena lumpuhnya sel saraf otak yang berfungsi memerintahkan gerakan anggota tubuh, karena itu pengobatan dan pencegahan awal sangat diperlukan.

Ada dua faktor penyebab stroke, faktor risiko medis dan risiko perilaku. Faktor risiko medis dapat menerpah penyakit lain, diantaranya hipertensi, kolesterol, gangguan jantung, diabetes, faktor genetik, serta migrain. Faktor risiko perilaku atau gaya hidup ini cenderung pada pola makan yang tidak sehat, misal mengonsumsi minuman beralkohol, merokok aktif, dan gemar menyantap makanan cepat saji atu instan.

Selain itu gaya hidup tanpa aktivitas dan kurangnya olahraga dapat memicu terjadinya stroke. Salah satu pemicunya juga suasana hati, sering marah tanpa alasan yang jelas akan memicu hipertensi yang akan berdampak pada risiko stroke.

Masyarakat berhak memperoleh info mengenai stroke dan meyakini bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai tanda-tanda yang harus dipahami. Hal ini penting untuk kewaspadaan terhadap serangan stroke.

Tanda utama dari penyakit ini apa saja yah….?yuk… kita simak.

  • Rasa mendadak pada anggota tubuh tertentu seperti tangan, kaki, dan wajah.
  • Rasa bingung yang mendadak, sulit mengerti dan berkata karena fungsi sel saraf otak mendadak mengalami gangguan.
  • Mata menjadi kabur.
  • Mendadak sukar berjalan dengan seimbang.
  • Pusing tanpa diketahui sebabnya, secara mendadak.
  • Tanda lain yang harus diwaspadai nih… mual, panas, rasa ingin pingsan mendadak atau merasa kehilangan kesadaran secara mendadak.

Pencegahan:

Berikut ini tindakan-tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah stroke, antara lain:

  • STOP merokok aktif atau pasif dan STOP minum minuman beralkohol, ya… betul sekali kedua penyebab ini menjadi yang sangat pantang dan wajib dihindari saat berkonsultasi masalah kesehatan. Karena keduanya sangat mengandung bahan aktif yang sangat membahayakan bahkan mematikan. Jika mencoba, maka akan ada rasa candu dan ini sangat berbahaya. Mengapa? Pengerasan ┬ádinding pembuluh darah membuat darah Anda menjadi mudah menggumpal. Bisa Anda bayangkan bukan? Jika darah yang seharusnya mengalir ke tubuh, bahkan yang paling penting darah yang seharusnya mengalir ke otak menjadi gumpalan, sangat mengerikan, otak tidak akan mendapat suplai air, oksigen, atau darah sama sekali.
  • Memeriksa tensi darah secara rutin sangat dianjurkan, hal ini penting juga untuk mencegah terjadinya hipertensi sebelum terlambat.
  • Kontrol kadar kolesterol, hal ini ada kaitannya dengan jantung.
  • Mengendalikan depresi dan stres, ada kaitannya dengan hipertensi.
  • Makan makanan yang dapat menyehatkan tubuh, seperti sayuran, buah-buahan, susu rendah lemak jenuh, lauk sehat, dan air putih.
  • Mengurangi kadar garam, jika Anda pencinta masakan asin mulai sekarang coba untuk menguranginya hal ini erat hubungannya dengan hipertensi.
  • Kendalikan berat badan Anda, kenapa? Karena berat badan berlebih akan menjadi obesitas dan erat hubungannya dengan jantung serta kolesterol.
  • Berolahraga, saran tepat untuk diet salah satunya dengan rutin berolahraga. Tubuh akan menjadi segar, lemak pun akan terbakar karena suhu tubuh yang menjadi naik saat berolahraga, serta keseimbangan tekanan darah akan Anda dapatkan.
  • Rajin mencari informasi seputar kesehatan.

Author: admin one

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *