Diabetes Terjadi Akibat Tingginya Kadar Gula Darah | Diet Sehat

Diabetes Terjadi Akibat Tingginya Kadar Gula Darah

Jumlah pasien diabetes semakin bertambah. Penyakit ini pun disebut sebagai “penyakit nasional”. Seseorang didiagnosis menderita diabetes jika kadar gula darahnya saat puasa melebihi 100 mg/dL dan kadar gula darah 2 jam setelah makan melebihi 200 mg/dL. Dengan kata lain diabetes adalah penyakit yang berhubungan dengan meningkatnya kadar gula darah.

Kata “gula” memang terdengar manis, tetapi sebenarnya risiko kematian akibat penyakit ini sangat tinggi. Berdasarkan laporan WHO, saat ini sedikitnya terdapat 180 juta penderita diabetes diseluruh dunia. Angka ini diprediksi akan bertambah dengan cepat dan mencapai 360 juta penderita pada 2030. Hal yang paling ditakutkan dari diabetes ¬†adalah adanya komplikasi. Di negara maju, sebagian penderita diabetes merusak pembuluh darah, seperti pembuluh darah mikro, yang ada di dalam tubuh. Sekitar 50% penderita diabetes lainnya sering mengalami komplikasi, seperti gangguan saraf. Gangguan saraf menjadi penyebab utama kacaunya sistem saraf otonom yang mengatur fungsi seperti melemahnya fungsi sensorik, pernapasan, pencernaan,dan detak jantung. Selain itu, gangguan saraf juga menyebabkan impotensi pada pria. Retinopati diabetes menyebabkan retina mata rusak dan penderitanya kehilangan penglihatan. Jika hal ini terjadi pada tubuh bagian bawah, kemungkinan besar penderita harus menjalani amputasi nontraumatik.

Mengapa terjadi diabetes? Karbohidrat yang diperoleh tubuh dari makanan akan diurai menjadi glukosa. Glukosa itu masuk ke pembuluh darah dan menjadi gula darah. Kemudian, gula darah masuk ke dalam sel dan menjalani proses metabolisme untuk dapat menjadi sumber energi yang dibutuhkan tubuh. Pada saat yang sama, hormon insulin diproduksi pankreas. Hormon ini berperan mengantarkan glukosa ke dalam sel. Masalahnya, ada alasan tertentu yang membuat pankreas tidak dapat memproduksi insulin atau insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Jika ini terjadi, glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel. Dalam kondisi gula darah tinggi (hiperglikema), glukosa tersimpan didalam darah. Kondisi ini yang disebut sebagai diabetes. Dengan kata lain, glusida yang diperoleh dari makanan akan bergabung dengan insulin secara kimiawi. Akibatnya, metabolisme gula tidak terbentuk secara normal. Hal ini menyebabkan terjadinya penyakit gangguan metabolisme beruba diabetes.

Diabetes adalah penyakit kornis yang terjadi akibat kurangnya insulin yang diproduksi tubuh, baik secara almiah maupun tidak. Diabetes tipe 1 adalah kondisi ketika tubuh tidak bisa memproduksi insulinm sedangkan pada diabetes tipe 2, tubuh dapat memproduksi insulin, tetapi tubuh tidak dapat merespons insulin itu dengan baik. Insulin berfungsi seperti kunci agar glukosa bisa masuk kedalam sel. Dahulu, orang mengira penderita diabetes tipe 2 tidak dapat memproduksi insulin di pankreas dalam jumlah normal. Namun, belakangan ini diketahui bahwa diabetes bukanlah “kunci”, melainkan “gembok”. Dengan kata lainm ada masalah pada reseptor membran sel. Reseptor ini menolak insulin sehingga membuat glukosa tidak bisa masuk ke sel dalam jumlah wajar. Oleh karena itu, tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Akibatnya, insulin yang ada didalam darah menjadi berlebih.

Terapi Dini Untuk Penderita Diabetes

Rutin jalan kaki
Berdasarkan penelitian terkini, disebutkan dengan melakukan jalan kaki kurang lebih 45 mnt yang dilakukan rutin sangat baik untuk menjaga agar kadar gula dalam darah stabil dan juga membantu sel-sel Anda untuk menerima insulin lebih efektif. Selain itu, Melakukan aktifitas ringan dapat juga mengurangi glukosa darah dalam darah.

Hidroterapi
Hidraterapi adalah salah satu metode untuk membantu menurunkankan gula darah, pasien DM (Diabeter Militus) diminta untuk mandi atau berendam dengan air hangat. Hidroterapi memiliki manfaat untuk meningkatkan metabolisme dalam tubuh serta membuat kadar glukosa dalam darah tetap terkontrol. Metode ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas tubuh Anda untuk menggunakan molekul glukosa serta membuang semua racun (Toxic) yang menyebabkan penyakit.

Diet
Penderita Diabetes sangat disarankan untuk melakukan Diet. Melakukan banyak macam terapi, tentu sulit mendapatkan hasil jika tidak diimbangi dgn pola makan sehat atau diet. Untuk para penderita diabetes, sangat disarankan untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat seperti sayur, buah, dan biji-bijian. Bahan makanan ini tinggi akan mineral, vitamin, dan enzim yang bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh.

Terapi lumpur
Terapi ini yang berguna untuk membuang semua racun dan menyeimbangkan dalam sistem endocrinal dan pencernaan. Hal ini kemudian bermanfaat untuk mengontrol kadar glokosa dalam darah.

Yoga
Yoga ternyata dapat berguna untuk membantu menyembuhkan penderita diabetes. Banyak pose yoga yang dapat dilakukan untuk penderita DM, antara lain Pose seperti The Halasana, Pavanamuktasana, atau Merudantasana akan meningkatkan fungsi pankreas, hati dan sistem pencernaan, yang membantu dalam menyembuhkan diabetes.

Chromotherapy
Chromotherapy adalah cara pengobatan lain untuk mengobati pasien gula. Menurut ahli terapi ini, diabetes disebabkan oleh defisiensi warna hijau, kuning dan oranye dalam tubuh kamu. Dalam menjalankan cara terapi ini, para penderita diabetes disarankan untuk menggunakan benda dengan warna kuning dan hijau. Sebab warna hijau akan merangsang kelenjar tiroid, yang membantu dalam penghapusan racun, sedangkan warna kuning merangsang pankreas.

Tidak ada salahnya mencoba berbagai macam terapi di atas untuk membantu pengobatan diabetes. Tentu saja, Semua metode pengobatan diatas hanya membantu terapi dan tiap orang pastinya hasil akan berbeda. Dan terapi tersebut diatas untuk penyakit diabetes dengan tingkatan yang masih dalam tahap awal saja.

Author: admin one

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *