Kafein dan Diet | Diet Sehat

Kafein dan Diet

Ingin Diet Anda Berhasil??? Hentikan konsumsi kafein sekarang juga!

Dalam beberapa penelitian, kafein dapat meningkatkan kinerja olahraga dan membantu untuk membakar lemak. Namun, tunggu dulu, kafein yang dimaksud adalah kafein murni dalam dosis sedang. Bukan kopi non organik seperti redbull atau coke diet yang mana hanya akan menghambat proses metabolisme. Lalu mengapa hanya kopi organik murni saja yang harus dikonsumsi untuk mendapatkan efek positif kafein? Karena, setelah diteliti ternyata manfaat kafein tidak berlaku bila dipasangkan dengan eksitotoksin atau gula atau padatan susu atau apa saja yang biasa anda tambahkan dalam cangkir kopi anda.

Lebih buruk lagi, ketika kafein disalahgunakan, ia menyebabkan kerusakan pada metabolisme dan keseimbangan hormon. Kafein merangsang sistem saraf pusat yang membuat sistem endokrin berpikir bahwa anda terancam dalam beberapa hal. Kopi yang dikonsumsi setiap hari memaksa adrenal memompa keluar epinefrin dan norepinefrin, yang mana kedua hormon stres ini menjadi penggerak aliran aksi hormon penggemukan: lever anda melepaskan gula darah untuk energi cepat, pankreas memuntahkan insulin untuk melawan gula, gula darah turun karena tindakan insulin. Selain itu, pembuluh darah menyempit, membuat anda merasa gula darah jatuh lebih jauh, sehingga mendorong untuk mencari kudapan. Anda pasti pernah menginginkan sesuatu yang manis saat mengonsumsi kopi, nah itulah reaksi tubuh terhadap perasaan kekurangan gula darah yang mendadak.

Asam dalam satu cangkir kopi akan meningkatkan kortisol anda hingga empat belas jam. Sekarang, jika anda minum minuman berkafein sepanjang hari, anda menghidupkan reaksi stres berulang-ulang-energi jangka pendek terbakar habis, kemudian mengambil cangkir lagi, mengulangi siklus hormon lagi, dan secara efektif mengubah diri menjadi pecandu.

Penyalahgunaan kafein menstimulasi diri anda secara berlebihan dan pada akhirnya membuat adrenal kelelahan. Hal ini juga menimbulkan efek stres jangka panjang yang nyata dalam tubuh. Oksigen yang mengalir ke otak melambat, sistem kekebalan tubuh ditekan, kelebihan kortisol meningkatkan nafsu makan dan mendorong lemak bercokol di perut, dan terakhir, kadar insulin yang terus tinggi pada akhirnya menimbulkan resistansi insulin.

Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, ketika saatnya memulihkan diri dengan istirahat, kafein yang anda minum selama siang hari dapat menghalangi anda untuk mendapatkan tidur malam yang memadai. Padahal, anda sekarang tahu bahwa kurang tidur itu sendiri menciptakan resistensi insulin.

Asam fosforat dalam kola dan kopi mengganggu penyerapan kalsium. Selain menjadi kejam terhadap tulang anda, kekurangan kalsium- dan kafein itu sendiri- bisa mengakibatkan gejala pms jauh lebih buruk, termasuk nyeri payudara meningkat, lekas marah, dan gelisah.

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *