Memahami Konsep Berat Badan Ideal | Diet Sehat

Memahami Konsep Berat Badan Ideal

Apa sesungguhnya tujuan utama Anda diet? Menurunkan berat badan? Jika iya, apakah Anda sudah memahami betul berapa banyak berat badan Anda perlu di’buang’ hingga memperoleh bentuk tubuh idel? Untuk itu, Anda harus memahami terlebih dahulu konsep berat badan ideal.

Memahami konsep berat badan ideal sangat membantu dalam menyukseskan program diet yang sementara dijalankan. Tak hanya memahami segala uborampe tentang strategi mencegah rasa lapar, agar diet Anda berhasil tentu saja Anda membutuhkan kiat khusus. Berikut ini kiat guna menghindari kegagalan diet, sekaligus agar Anda terbebas dari rasa sakit dan kelaparan saat berdiet.

Sebelum mengatakan bahwa proporsi tubuh Anda ideal atau tidak, Anda patut mengukurnya terlebih dahulu. Cara sederhananya adalah dengan menggunakan body mass index (BMI) yang digunakan diwilayah Asia Tenggara. Skala BMI berbanding lurus dengan hasil dari berat badan (kg) dibagi dengan tinggi badan kuadrat (meter). Jika hasil BMI diatas 23 maka Anda berada di level kegemukan atau tidak idel, begitu juga dengan BMI yang kurang dari 18,5. Sebagai contoh, jika berat badan seseorang 50 kg dan tinggi badannya 160 cm, maka cara menghitung BMInya adalah sebagai berikut :

BMI = 50 dibagi (160/100)2 = 50 : 2,56 = 19,53

Klasifikasi berat badan yang diusulkan berdasarkan BMI pada penduduk Asia dewasa (IOTF, WHO 2000)

Kategori BMI (kg/m2)
Underweight < 18,5 kg/m2
Batas Normal 18,5 – 22,9 kg/m2
Overweight
At Risk 23,0 – 24,9 kg/m2
Obese I 25,0 – 29,9 kg/m2
Obese II > 30 kg/m2

Kebanyakan orang yang tidak memahami hal ini biasanya hanya menggunakan prasangka apakah tubuhnya kegemukan ataukah sudah ideal. Pemahaman yang demikian bisa mengakibatkan kesalahan persepsi mengenai tubuh ideal.

Memahami diet yang benar.

Diet adalah memilih makanan yang Anda makan, mengubah perilaku Anda pada makanan, serta mengatur besarnya porsi makan Anda. Nah, jika Anda memahami konsep diet ini, maka Anda masih bisa datang ke pesta atau berkumpul dengan teman-teman di kafe meskipun sedang berdiet.

Makanan pada dasarnya merupakan sumber energi bagi manusia dan mahluk hidup lainnya. Makanan mengandung nutrisi yang diperlukan oleh tubuh untuk proses metabolisme. Adapun nutrisi yang terkandung dalam makanan adalah karbohidrat, gula, serat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Tiap-tiap zat mempunyai fungsi yang berbeda. Karbohidrat, protein, dan lemak misalnya, berfungsi sebagai sumber utama energi, sementara serat berfungsi untuk membantu proses pencernaan. Tanpa serat yang cukup, proses pencernaan akan terganggu. Demikian pula dengan vitamin dan mineral yang mempunyai tugas yang sangat penting yaitu mengoptimalkan proses pencernaan dan penyerapan makanan.

Menu diet sehat adalah menu diet seimbang yang mengandung banyak serat sayuran. Menu diet sehat tidak mengandung banyak lemak jenuh yang berasal dari binatang. Dalam proses metabolisme, lemak diperlukan dalam jumlah yang sedikit. Jadi, bila terjadi kelebihan asupan lemak, maka kelebihan lemak ditimbun dalam tubuh dan tersimpan dalam pembuluh darah. Dampak buruk dari penumpukan lemak dalam tubuh adalah timbulnya kolesterol pada dinding-dinding pembuluh darah yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Ini sangat membahayakan kesehatan, bahkan menyebabkan kematian.

Mengikuti pola diet sehat bukan berarti bahwa kita hanya akan sayuran atau menjadi vegetarian, bukan pula berarti kita mengonsumsi beras merah seumur hidup. Memilih diet sehat bukan berarti kita mengucapkan selamat tinggal kepada makanan-makanan enak dan lezat yang biasa kita nikmati. Diet sehat bukanlah masalah makanan baik atau buruk, makanan sehat atau tidak sehat. Namun, diet sehat lebih berbicara tentang keseimbangan, pembatasan, dan variasi makanan.

Tanamkan tekad kuat.

Diet sehat untuk menurunkan berat badan pada dasarnya sangat mudah dilakukan karena tidak menghilangkan kebiasaan makan, hanya menerapkan rambu-rambu yang telah Anda tentukan dan harus Anda taati sendiri. Oleh karena itulah, tekad yang kuat perlu ditanamkan agar program diet ini berhasil. Semakin besar dan kuat tekad kita, semakin besar pula kemungkinan kita untuk berhasil. Tekad ini yang nantinya mampu melawan rasa malas dan keenggangan untuk berusaha menjadi langsing dan sehat.

Dapatkan dukungan dari orang terdekat.

Dukungan dari orang terdekat seperti suami/istri, anak-anak, orangtua, dan seluruh keluarga Anda merupakan hal yang cukup berarti bagi pelaksanaan diet Anda.

Dapatkan dukungan dari lingkungan.

Selain dukungan keluarga, lingkungan kerja, sekolah, dan teman-teman disekitar Anda perlu juga dijadikan sebagai pendukung diet langsing dan sehat Anda.

Author: admin one

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *