Makanan Tepat setelah Berbuka Puasa | Diet Sehat

Makanan Tepat setelah Berbuka Puasa

Orang berpuasa umumnya untuk alasan beribadah dan kesehatan. Waktu untuk berpuasa bisa beberapa hari atau sebulan seperti puasa ramadan. Beberapa puasa tidak melibatkan makan dan minum, ada puasa yang dapat mengonsumsi jus. Puasa bisa sulit untuk dilakukan, tetapi berbuka bisa menjadi lebih sulit, berdasarkan pada saran kesehatan. Diet untuk detoksifikasi termasuk berpuasa diikuti dengan mengonsumsi sayuran organik, buah, jus buah dan air berdasarkan penuturan yayasan Nemour.

Buah-buahan mentah

An edible rainbow of nummy fruits and vegetables

Selama berpuasa, tubuh anda mengambil energi dari otot dan memecahnya menjadi energi. Makanan pertama yang anda konsumsi pada saat berbuka puasa yang sangat penting untuk menyehatkan tubuh dan  tidak harus mengeluarkan banyak energi untuk mencerna dan mengasimilasi dalam tubuh. Jus buah dan buah-buahan mengandung mentah mengandung banyak kadar air dan mudah dicerna dan diserap. Semangka, anggur, dan apel mudah dicerna dan diserap dan buah-buahan ini juga mengandung nutrisi dan energi. Berbuka puasa dengan minum secangkir jus buah segar, diikuti oleh dua cangkir campuran yang terdiri dari melon, anggur, apel, dan pir. Minimalkan jeruk saat berbuka karena sifatnya yang asam bisa membuat perut anda terasa perih. Minum segelas air untuk rehidrate tubuh juga sangat penting.

Sayuran Mentah

Sayuran mentah adalah sumber vitamin, mineral, fitonutrien dan zat lainnya. Jus sayuran organik baik dikonsumsi segera setelah berbuka. Sayuran organik adalah sayuran yang bebas pestisida, herbisida, hormon, antibiotik dan bahan kimia berbahaya lainnya, selain itu sayuran organik secara alami lebih tinggi antioksidan. Minum segelas wortel segar adalah cara yang baik untuk berbuka puasa. Tambahkan seledri atau bit untuk membuatnya lebih kaya nutrisi.

Kecambah

Berbuka puasa dengan campuran kecambah dapat meningkatkan kecepatan perolehan energi di dalam tubuh. Kecambah mengandung gula sederhana, vitamin, mineral, dan antioksidan yang mudah dicerna dan diserap tubuh. Selain itu kecambah juga merupakan sumber klorofil, zat yang terkenal karena sifat pembersihannya. Contoh kecambah adalah tauge, brokoli, kubis, buncis, kacang azuki, kacang hijau, dan bunga matahari.

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *