Mediterranean Diet | Diet Sehat

Mediterranean Diet

Salah satu fungsi penting diet ini adalah untuk merencanakan program diet sehat jantung Anda, selain itu diet ini merupakan penggabungan dasar makanan sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diet ini dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan kanker, serta mengurangi parkinson dan alzheimer.

Diet ini menekankan makan makanan terutama nabati, seperti buah dan sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan serta penggunaan herbal dan rempah pada setiap masakan, bukannya garam untuk rasa makanan. Makan ikan dan unggas setidaknya dua kali seminggu. Kacang adalah bagian dari diet ini.

Pilih lemak sehat. Diet ini tidak membatasi jumlah konsumsi lemak. tetapi hanya memilih jenis lemak yang sehat, seperti minyak zaitun. Minyak zaitun dapat membantu mengurangi low-density lipoprotein atau juga LDL bila digunakan yang juga memberikan efek antioksidan.

Minyak canola dan beberapa kacang-kacangan mengandung asam linolenat yang sangat menguntungkan, sejenis asam lemak omega -3 disamping lemak jenuh yang tak sehat. Omega 3 asam lemak trigliserida lebih rendah, menurunkan pembekuan darah, menghindari penyakit jantung, mengingkatkan kesehatan pembuluh darah Anda, serta membantu mengurangi tekanan darah.

Lemak ikan seperti sarden dan tuna merupakan sumber yang kaya asam lemak omega 3.

Diet ini merupakan diet yang menyatukan semua cara sehingga merupakan diet yang lezat dan sehat untuk dikonsumsi. Shingga, kebanyakan orang beralih dengan cara diet ini.

Ada beberapa langkah yang harus diperhatikan pada diet ini, sebegai berikut:

  • Makan sayuran, buah, dan beralih ke biji-bijian. Averiaty makanan nabati harus membuat sebagian besar makanan Anda. Minimal diproses segar dan utuh merupakan pilihan yang terbaik. Sertakan sayuran dan buah setiap kali makan, berlaku juga untuk makanan ringan.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian merupakan sumber serat, protein, dan lemak sehat. Jauhkan kacang almond,mete, dan kenari karena jenis kacang-kacangan ini lebih banyak mengandung minyak.
  • Pilih selai kacang alami, bukan jenis lemak terhidrogenasi, cobalah wijen sebagai penabur roti selain mentega.
  • Cobalah minyak zaitun sebagai pengganti mentega untuk memasak.
  • Herbal dan rempah-rempah juga sangat baik bagi kesehatan selain memperlezat makanan.
  • Makanlah ikan setidaknya dua kali seminggu karena mengingat kandungan omega dalam ikan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh selain digunakan untuk diet.
  • Batasi daging merah, tidak lebih dari beberapa kali dalam sebulan.
  • Ikan sebagai pengganti yang cocok untuk santapan Anda.
  • Hindari sosis, bacon, serta daging olahan lainnya.
  • Sertakan juga susu rendah lemak sebagai penyempurna program diet Anda.
  • Beralih ke susu skim, pilih yoghurt yang rendah lemak dan keju rendah lemak.

PARKINSON

Biasanya yang banyak menderita penyakit ini adalah kaum lansia, tetapi tidak jarang juga parkinson diderita oleh kalangan nonlansia, lalu seperti apa penyakit parkinson itu? Yuk… kita simak bersama.

Parkinson merupakan penyakit degeneratif saraf dengan adanya gejala tremor pada saat beristirahat disatu sisi badan, kemudian kesulitan untuk memulai pergerakan otot.

Namun, Anda semua tidak perlu khawatir karena penyakit ini sangat jarang menyerang, artinya hanya sedikit sekali yang terkena penyakit ini, rata-rata usia yang menderita penyakit ini antara 40-65 tahun keatas, lalu kenapa bisa terjadi parkinson?

Hal itu terjadi karena kurangnya jumlah neurotransmitter dopamine didalam susunan saraf yang mengalami kemunduran sehingga pembentukan dopamine berkurang dan hubungan dengan sel saraf dan otot lainnya pun juga berkurang, untuk penyebabnya belum bisa diketahui pasti, penyakit ini cenderung merupakan penyakit bawaan atau keturunan walaupun memang bukan menjadi hal utama faktor genetik tersebut.

Namun, terkadang penyebabnya bisa karena virus yang menyebabkan peradangan pada otak, kasus lain bisa bisa disebabkan konsumsi obat-obatan yang berlebihan atau racun yang menghalangi dopamine didalam otak.

Penyakit ini bertahap, mulai dari samar-samar bahkan cenderung seperti orang sehat, kemudian dari pemeriksaan ditemukan adanya kelainan saat berjalan (lambat dan kasar), dan si penderita sering mengeluh tangannya bergetar saat beristirahat, tidak saat melakukan aktivitas.

Terkadang juga ditemukan pada penderita ujung jari tangan yang keras dan menekuk didalam sehingga terlihat tidak normal dan hanya dapat dihilangkan melalui konsumsi obat antiparkinson umum. Stres bisa memperberat terjadinya tremor yang akan memicu pada adanya parkinson tersebut.

Tremor akan lebih cenderung mengenai rahang, lidah, kening, dan kelopak mata. Dari segi wajah akan terlihat kurang ekspresif karena otot-otot wajah membentuk ekspresi tidak bergerak atau datar, bahkan terkadang disalahartikan depresi, walaupun memang benar sebagian umumnya memang banyak penderita parkinson yang mengalami depresi.

Pandangan yang tampak kosong dengan mulut terbuka dan matanya pun jarang berkedip, bisa dibayangkan kondisi ini memang sangat mirip dengan orang yang mengalami depresi, tetapi jangan salah duga terlebih dahulu, lebih baik periksakan dulu untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut apakah parkinson atau memang sedang depresi.

Satu lagi, penderita biasanya berbicara sangat pelan bahkan gagap karena mengalami kesulitan dalam mengartikulasikan pikirannya. Secara intelektual pun bisa dikatakan normal, tetapi ada juga yang menjadi pelupa atau pikun.

ALZHEIMER

Apakah alzheimer itu? Bisa dibilang penyakit pikun, dalam segi medis penyakit ini merupakan penyakit sejenis sindrom apoptosis pada sel otak yang ditandai dengan penurunan daya ingat secara bertahap yang biasanya disertai dengan perubahan kepribadian dan kemampuan diri untuk berekspresi.

Hal ini terjadi akbiat akumulasi dari gumpalan protein dan kekusutan serabut sel saraf didalam otak yang mengakibatkan terjadinya kematian sel saraf otak, sehingga menganggu fungsi kenormalan kondisi otak.

Lebih sering terjadi pada penderita hipertensi tau dari genetik, untuk pengobatan belum bisa ditemukan, sebagian hanya dirujuk untuk mengurangi gejala saja. Untuk komplikasi dari penyakit ini biasanya terjadi infeksi, kulkus dekubitus, dan kegagalan organ.

Sehingga, harus segera dibawa kedokter untuk penanganan lebih lanjut. Kemampuan untuk bersosialisasi pun juga akan berpengaruh buruk dengan adanya penyakit ini sehingga akan memengaruhi aktivitas harian.

Risiko yang sering terjadi dengan penyakit ini, lima persen orang berusia antara 65-74 tahun, separuh dari mereke lebih yang lebih sering mengalami berada diusia 85 tahun, mereka yang mengalami penyakit ini sangat membutuhkan kasih sayang dan dukungan dari keluarga terdekat, dukungan secara psikis sangat dibutuhkan karena adanya kepikunan pada si penderita.

Bagi keluarga juga harus sabar dan telaten untuk merawatnya. Para peneliti percaya bahwa faktor dari penyakit ini merupakan kombinasi antara genetik, gaya hidup, dan lingkungan.

Genetik, terjadi sedikit lebih tinggi jika hubungan keluarga tingkat pertama bisa dikatakan orangtua atau saudara kandung yang juga mengidap ini. Gaya hidup, pola makan, olahraga juga bisa menjadi faktor risiko, misal kebiasaan konsumsi garam yang berlebihan akan menyebabkan tekanan darah menjadi meningkat, hal ini akan memicu komplikasi alzheimer.

Contoh jenis penyakit lain yang merupakan faktor risiko adalah kolesterol, gula darah tinggi, dan lain-lain.

Menjaga tubuh agar tetap fit sangat penting bagi Anda dan kesehatan, melatih pikiran dan mental dengan baik akan menekan angka risiko alzheimer di usia tua.

 

Author: admin one

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *