Mengatasi Gangguan Tidur | Diet Sehat

Mengatasi Gangguan Tidur

Tidur adalah keadaan istirahat alami yang penting bagi kesehatan kita. Tanda-tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernafasan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade, sehingga pada saat tidur cenderung tidak bergerak dan daya tanggap pun berkurang.

Kekurangan tidur biasanya disebabkan karena begadang ataupun karena adanya gangguan tidur. Gangguan pola tidur yang memengaruhi kemampuan untuk kantuk atau tetap tertidur menyebabkan tidur yang berkepanjangan, atau perilaku tidur yang abnormal.

Lalu, apa yang menyebabkan gangguan tidur ini? Banyak faktor yang menyebabkan gangguan pola tidur diantaranya adalah rasa nyeri, penyebab psikologis (misalnya ansietas, tegang, depresi, konflik mental), stres, perbedaan waktu (jetlag, merupakan gangguan fisik internal, seperti kelelahan, mudah tersinggung, dan berbagai gangguan fungsional yang disebabkan oleh perjalanan udara yang melewati zona waktu yang berbeda) higiene tidur yang buruk, sindrome kaki lelah, dan obat-obatan (misalnya produk tiroid, obat antiparkinson).

Gejala-gejala gangguan tidur diantaranya adalah berkurangnya intelektual dan/atau performa fisik berkurang, keletihan di siang hari, mudah tersinggung, mood depresi, tidur gelisah, terlalu lama untuk mau tidur, bangun terlalu dini, dan kurang tidur nyenyak.

Setelah mengetahui penyebab dan gejala gangguan tidur, lalu bagaimana cara mengatasinya? Mengoptimasi gaya hidup/ higiene tidur dengan cara:

  • Siang hari: Lakukan rutinitas harian dengan disertai istirahat, sedikit konsumsi stimulan, seperti alkohol, kafein, dan nikotin, hilangkan stres, lakukan olahraga aerobik secara teratur, dan whole diet yang sehat.
  • Sore hari: Olahraga sedang, berjalan kaki, makan makanan yang ringan dan lebih sering, sedikit konsumsi alkohol, beristirahat, relaksasi.
  • Malam hari: Mengatur waktu tidur secara terstruktur dan bangun tidur secara rutin, lingkungan tidur yang menyenangkan dan menenangkan.

Untuk mengatasi masalah gangguan tidur, selain mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, mengonsumsi makanan yang tepat juga dapat membantu mengatasi masalah gangguan tidur. Selain obat herbal (misalnya valerian) dan melatonin (dosis 1-5 mg, 30-45 menit sebelum tidur), makanan yang dapat dikonsumsi diantaranya adalah cokelat, Alpukat, kacang-kacangan, tahu, ikan, pisang, dan sayuran berwarna gelap yang kaya akan magnesium dan vitamin B6 . Magnesium dalam mengatasi gangguan tidur ini berfungsi mentransmisi impuls saraf sehingga saraf menjadi lebih rileks, mengatur suhu tubuh, dan detoksifikasi selama kita tidur. Vitamin B6 membantu dalam fungsi darah, kulit dan sistem saraf pusat, membuatnya lebih rileks sehingga tidur menjadi lebih mudah dan nyenyak.

Nah, Itulah tadi beragam informasi tentang ganggaun tidur, lakukan langkah di atas dan semoga anda memperoleh tidur yang berkualitas. Selamat mencoba.

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *