Mengatasi Si Jerawat Pengganggu | Diet Sehat

Mengatasi Si Jerawat Pengganggu

Jerawat adalah suatu kondisi peradangan umum pada kelenjar sebasea, yang timbul terutama selama masa pubertas dan ditandai dengan modus limfe yang meradang, komedo, papula, sistik pada wajah yang berisi nanah, dan terkadang disertai dengan infiltrate fistula dan peradangan atau abses. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia berpendapat, “taka da satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulitnya.” Jerawat merupakan hal yang paling umum pada masa remaja, dan umumnya menghilang pada usia 30 tahun. laki-laki lebih besar kemungkinannya terkena jerawat dan cenderung mengalami lebih banyak kasus yang parah.

Kemungkinan penyebab jerawat:

Produksi minyak berlebihan

Jerawat tidak selalu muncul karena kotor, melainkan lebih disebabkan faktor dari dalam tubuh. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Penyebab jerawat yang paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri.

Sel-sel kulit mati

Umumnya, jerawat disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak karena giat diproduksi hormon androgen. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah debu atau kotoran yang sudah meningkat itu, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas.

Bakteri

Bakteri biasanya ada di kulit, yang disebut p.acne, yang cenderung berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak, dan mungkin akan pecah, kemudian menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu jenis yang paling mungkin, yaitu meninggalkan pigmentasi jangka panjang dan bekas luka seperti cacar yang permanen.

Kosmetik

Penggunaan kosmetik yang mengandung banyak minyak dapat menyumbat pori-pori atau penggunaan bedak yang menyatu dengan foundation. Apalagi kosmetik yang tidak dibersihkan dengan sempurna.

Stres

Secara tidak langsung saat kita stress, kita mengeluarkan hormon tertentu yang memicu timbulnya jerawat. Tak hanya itu, stress membuat seseorang mempunyai pola makan yang cenderung banyak mengkonsumsi makanan manis dan berlemak, sebagai pelarian dari stress

Diet/ gaya hidup

Untuk mengurangi bahkan menghilangkan jerawat, disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya-serat dan wholefood diet (banyak makan buah dan sayur, serta makanan mentah).

Hindari: makanan berlemak dan bergaram (misalnya: mentega, keju, daging berlemak, cokelat, kudapan kentang), konsumsi berlebih karbohidrat sederhana dan olahan, rempah-rempah pedas, dan alcohol. Hindari intoleransi makanan (misalnya kacang-kacangan, produk ragi).

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *