Mengurangi Beban Kerja Pencernaan | Diet Sehat

Mengurangi Beban Kerja Pencernaan

Pencernaan adalah bagian dari tubuh manusia yang kerjanya mengolah makanan yang masuk kedalam tubuh. Organ ini berkerja tiada henti setiap hari, jika dipaksakan akan menjadi rusak dan bermasalah. Oleh karena itu beban kerja pencernaan harus dikurangi agar dapat bekerja maksimal mengolah makanan dan didistribusikan ke seluruh tubuh.

Sistem pencernaan manusia dimulai dari mulut, lambung, usus halus, usus besar, empedu dan pankreas, dimana kesemuanya bekerja sesuai fungsinya masing-masing. Jika ada yang bermasalah maka semua organ tidak akan bekerja maksimal dan berpotensi menjadi sumber penyakit berbahaya.

(Artikel terkait pencernaan baca tips mengurangi beban kerja pencernaan)

Nah berikut kami tambahkan apa saja hal yang dapat dilakukan agar beban kerja pencernaan berkurang:

  • Jangan makan makanan terlalu panas ataupun terlalu dingin. Temperatur yang terlalu berbeda dengan temperatur normal tubuh akan menurunkan enzim pencernaan.
  • Teh biasa atau kopi sebaiknya diminum bersama makanan. Jika diminum saat perut kosong atau sesudah makanan lain dapat mengganggu fungsi pencernaan. Batasi konsumsi teh atau kopi dalam sehari.
  • Beri jarak antara saat menyantap satu makanan ke makanan berikutnya.
  • Makanan sebaiknya disiapkan segar atau baru dimasak dan dalam porsi secukupnya saja setiap kali makan. Jangan makan makanan yang dipanaskan berulang kali, kecuali tidak ada pilihan lain.
  • Jangan makan makanan padat dan berat jika sedang stres, pikiran kacau, dan terburu-buru. Jika waktu terlalu sempit, makanlah buah segar secukupnya untuk sedikit mengganjal perut.
  • Hindari menu dengan lauk pauk berlebihan. Tubuh tidak perlu banyak jenis makanan sekaligus. Cukup menu sederhana tetapi kualitas gizinya tinggi.
  • Jangan berlebihan dengan fastfood atau makanan instan.
  • Buat variasi berbeda pada jenis dan menu makanan sehari-hari agar tidak bosan dan tubuh tidak kelebihan dosis dari zat gizi tertentu.

Siklus Sistem Pencernaan

Siklus sistem pencernaan sangat berhubungan erat dengan beban pencernaan, dengan memahami siklus jam kerjanya maka dapat diketahui saat tepat pencernaan bekerja maksimal dan kapan harus istirahat agar sistem pencernaan dapat bekerja maksimal dalam waktu yang lama.

Sistem pencernaan sendiri  terbagi atas tiga fase yang ketiganya secara simultan aktif selama 24 jam, tapi pada wakut-waktu tertentu masing-masing akan lebih intensif dibandingkan fase-fase lainnya. Berikut fase dari siklus pencernaan :

Fase Pencernaan (12 siang – 8 malam)

Fase ini merupakan saat yang tepat untuk mengkonsumsi makanan padat karena fungsi pencernaan bekerja lebih aktif. Setelah pukul 8-9 malam tidak dianjurkan makan makanan padat lagi, karena tidur dengan perut penuh makanan akan mengganggu fungsi tubuh yang aktif pada fase berikutnya.

Fase Penyerapan dan Asimilasi (8 malam – 4 pagi)

Pada saat tubuh dan pikiran kita sedang istirahat total atau tidur, tubuh mulai penyerap, mengasimilasi, mengedarkan zat makanan dan detoksifikasi. Makan larut malam atau kurang tidur akan menghabat fase ini karena energi yang ada terbagi untuk mencerna makanan atau aktivitas yang dilakukan ketika sedang tidak tidur.

Fase Pembuangan (4 pagi – 12 siang)

Secara intensif tubuh mulai melakukan pembuangan sisa-sisa makanan dan sisa-sisa metabolisme. Siklus ini paling banyak memakai energi. Selagi siklus ini berlangsung sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan ber4at dan padat karena akan menurunkan intensitas proses pembuangan, memperlambat proses pencernaan dan memboroskan energi

Nah itu dia tips untuk mengurangi beban kerja pencernaan, semoga bermanfaat.

Author: Anisa Akmal

Andi Khaerunnisa, S.Gz Ahli Gizi dan Nutrisi untuk mendukung program Diet Sehat

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *