Pentingnya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh | Diet Sehat

Pentingnya Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Ada satu alasan kuat para pasien penyakit kronis harus menjauhi obat-obatan dan meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Alasan itu adalah efek samping yang timbul akibat penggunaan obat. Obat hanyalah kombinasi zat kimia yang diproduksi dilaboratorium. Memang obat memiliki khasiat untuk menyembuhkan. Namun, obat itu hanya membawa perubahan artifisial atau buatan bagi tubuh. Obat justru memberikan efek samping yang besar daripada meredakan gejala penyakit dalam sekejap.

Di dalam berbagai buku farmasi Barat, ada istilah yang mengatakan bahwa “obat adalah racun”. Organisme seperti tubuh manusia hanya bisa mengatasi senyawa organik. Zat-zat yang paling efektif dalam menyembuhkan penyakit adalah bahan dan senyawa organik alami, atau senyawa alami yang diekstrak dari tumbuhan. Obat menghasilkan senyawa anorganik yang tidak bias diurai oleh tubuh. Dengan kata lain, obat yang ada saat ini terbuat dari gabungan bahan-bahan alami secara artifisial. Hal ini bisa juga disebut “racun”.

Mari amati contoh kasus berikut. Aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid lainnya menyebabkan terjadinya efek samping. Obat-obatan itu mengakibatkan 16.500 orang meninggal dunia dan 100.000 orang menjalani perawatan dirumah sakit. Berdasarkan analisis The Journal of the American Medical Assocation, di perkirakan lebih dari 2,3 juta pasien dirawat dirumah sakit akibat mengalami efek samping obat secara serius dan lebih dari 106.000 pasien meninggal dunia setiap tahunnya. Dengan kata lain, banyak pasien yang meninggal atau menderita bukan karena kecelakaan ataupun sakit, melainkan karena “racun” dari obat yang dokter berikan. Data ini sama sekali tidak mempertimbangkan efek samping obat yang dijual diluar rumah sakit atau sekitar 350.000 jenis obat yang beredar dipanti jompo di Amerika.

Ada data statistik yang bisa digunakan untuk memahami dampak luar biasa dari efek samping obat. Peristiwa 9/11 di Amerika bisa dianggap sebagai tragedi kemanusiaan paling traumatis dan mengejutkan dalam 10 tahun terakhir. Hampir 3.000 orang dinyatakan hilang secara tragis dalam peristiwa itu. Namun, 106.000 orang meninggal dunia akibat mengonsumsi obat setiap tahunnya. Jumlah ini lebih banyak 35 kali lipat dibandingkan jumlah korban tewas tragedi 9/11. Tidak berlebihan jika efek samping obat itu kita bandingkan dengan tragedi tersebut.

Para ahli memperingatkan tentang dampak lanjutan dari efek samping obat. Seorang dokter bedah umum terkenal asal Jepang, Hiromi Shinya, mengatakan “Semua obat itu racun. Pasien tidak akan minum obat lagi jika dia mengetahui efek samping obat dan akhirnya membuang obat-obatan ketempat sampah. Lebih mengerikan lagi, kadar racun obat-obatan itu akan meningkat ketika seseorang meminumnya sekaligus”.

Dr.Robert Mendelsohn yang dikenal sebagai “dokter untuk rakyat” di Amerika memperingatkan, “Hal yang lebih membahayakan adalah meningkatnya efek samping obat. Efek samping obat memang hanya berisiko 5%, tetapi efeknya bisa meningkat 2,3,4 hingga 5 kali lipat jika digabungkan”.

Dr.Tamura asal Jepang menegaskan bahwa penyebab kematian tersembunyi pada manula adalah obat. Dia juga meminta agar kaum manula menghindari penggunaan obat. Dia menambahkan bahwa jumlah pasien manula yang mengonsumsi obat-obatan terus bertambah selama beberapa tahun terakhir. Tingkat kematian manula akibat mengonsumsi obat untuk penyakit pun terus meningkat.

Dr.Wedd asal Inggris berkata, “Jangan berikan resep obat jika tidak ada alasan yang kuat. Gunakan obat dalam jumlah sedikit jika terpaksa. Ini prinsip paling penting saat memberikan resep obat kepada manula.”

Liver dan ginjal bertugas menetralisir dan membuang senyawa racun yang ada di dalam tubuh. Fungsi liver dan ginjal pada manula melemah. Efek samping obat bisa muncul. Selain itu, jumlah sel darah merah (eritrosit) berkurang drastis akibat proses penuaan. Itu sebabnya, sangat berbahaya jika dokter-dokter memberi resep obat dengan efek samping yang menganggu fungsi darah. Bahkan hanya mereka saja yang mengabaikan ketentuan itu, tetapi juga kaum manula menerima begitu saja obat-obatan yang dokter berikan dengan harapan agar mereka bisa cepat sembuh.

Anda perlu mengandalkan terapi alami yang tidak memiliki efek samping bagi tubuh ketimbang mengandalkan obat. Terapi alami adalah terapi rumahan. Anda harus kembali sehat dengan mengonsumsi makanan segar dan tanpa efek samping, mengonsumsi berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh, dan berolahraga. Mana yang Anda pilih, mengeluarkan uang, terkena efek samping, dan bahkan menghadapi resiko kematian, atau makan seporsi sehari dan berolahraga selama 1 jam agar kembali sehat?

Author: admin one

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *